Cara Memakai Sumpit yang Benar dan Etika Penggunaannya di Sejumlah Negara

shape image





3+ Cara Membuat Robot Dari Kardus [ Mudah ]

Makassar - Cara memakai sumpit bagi sebagian orang mungkin cukup sulit, terutama jika tinggal di negara yang sehari-harinya jarang menggunakannya. Untuk itu perlu sedikit latihan agar terbiasa makan menggunakan sumpit.

Sumpit merupakan alat makan yang berasal dari Asia Timur. Berbentuk dua batang kayu sama panjang yang dipegang di antara jari-jari salah satu tangan.

Sumpit digunakan untuk menjepit dan memindahkan makanan dari wadah, dari satu piring ke piring yang lain atau memasukkan makanan ke dalam mulut.

Saat ini sumpit telah dimodifikasi. Banyak ditemui sumpit yang terbuat dari bahan seperti bambu, logam, gading, dan plastik yang permukaannya sudah dihaluskan atau dilapisi dengan bahan pelapis seperti pernis atau cat supaya tidak melukai mulut dan terlihat bagus.

Pemakaian sumpit tidak sembarang karena butuh keterampilan dari gerakan jari-jari agar makanan yang diapit tidak jatuh. Agar bisa terbiasa dengan cara memakai sumpit, ada teknik tertentu yang harus dikuasai.
Cara Memakai Sumpit yang Benar dan Etika Penggunaannya di Sejumlah Negara
Berikut https://caralogis.com/ cara memakai sumpit yang benar seperti dijelaskan oleh Han Jongdae dalam Youtube Channel Bandung Oppa.

Teknik dan Cara Memakai Sumpit yang Benar

1. Letakkan sumpit pertama (sumpit A) pada bagian pangkal ibu jari
2. Posisikan pangkal sumpit A bagian bawah di atas jari manis
3. Tahan sumpit A pada posisi ini dengan menggunakan ruas ibu jari bagian bawah
4. Letakkan sumpit kedua (sumpit B) dengan posisi seperti memegang pulpen
2. Pada batang sumpit bagian bawah, posisikan jari tengah di bawah untuk menahan sumpit B
3. Posisikan jari telunjuk dan jari jempol mengapit sumpit B
4. Posisikan batang sumpit bagian atas pada pangkal jari telunjuk
5. Pastikan posisi kedua sumpit sejajar dan tidak menyilang
6. Gerakkan sumpit B untuk mengambil dan mencapit makanan
7. Pertahankan posisi sumpit A agar tidak bergerak

Meskipun secara umum sumpit merupakan alat makan masyarakat Asia Timur. Namun, setiap negara memiliki etika masing-masing dalam penggunaan sumpit.

Etika cara memakai sumpit yang berlaku di tiap negara berbeda-beda, tergantung dari kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Berikut etika penggunaan sumpit yang berlaku di Jepang, Korea, dan China.

Etika Cara Memakai Sumpit di Jepang

Jepang termasuk salah satu negara yang memiliki aturan ketat terkait etika cara memakai sumpit. Melansir jurnal ilmiah Prodi Bahasa Jepang Universitas Sumatera Utara berjudul Etika Menggunakan Sumpit di Jepang yang disusun oleh Mian Fernando Hia, ada 8 larangan dalam penggunaan sumpit dalam budaya Jepang.

Pertama, menancapkan salah satu sumpit ke dalam makanan dan mengangkatnya. Perbuatan ini dianggap tidak sopan karena tidak menghargai orang yang telah menyiapkan makanan, jika kesulitan menggunakan sumpit untuk mengangkat makanan sebaiknya meminta sendok atau garpu.

Kedua adalah menancapkan sepasang sumpitnya ke atas nasi dalam posisi tegak. Cara memakai sumpit seperti ini dilarang karena posisi sumpit seperti itu mirip dengan penancapan Hio yang digunakan saat upacara pemakaman.

Adapun larangan lainnya adalah menunjuk orang lain dengan menggunakan sumpit, menjilat atau menghisap sumpit karena masih ada makanan, memukul-mukul sumpit ke meja atau wadah makanan, menahan sumpit di mulut, menarik mangkon menggunakan sumpit, serta membelah makanan menggunakan sumpit. Perilaku penggunaan sumpit tersebut dianggap tidak sopan oleh masyarakat Jepang.

Etika Cara Memakai Sumpit di Cina

Etika dalam pemakaian sumpit masyarakat Cina pernah diulas oleh Nur Afdia Wulan Lestari dalam jurnal ilmiah Prodi Sastra Cina Universitas Sumatera Utara berjudul Analisis Fungsi dan Makna Kuai Zi (Sumpit) pada Masyarakat Tionghoa di Medan. Ada sejumlah larangan dalam penggunaan sumpit dalam budaya Cina.

Larangan yang pertama adalah sumpit harus digunakan dengan tangan kanan, bahkan oleh orang kidal sekalipun. Karena menurut masyarakat Cina penggunaan sumpit dengan tangan kiri dianggap tidak sopan dan sebagai hal yang tidak pantas.

Selain itu tidak boleh mengambil hidangan dari tengah dengan menggunakan sumpit yang telah dipakai untuk menyantap hidangan sebelumnya. Pada saat makan, tidak sopan bila terdengar suara berisik yang berasal dari sumpit yang beradu dengan mangkuk atau piring.

Sumpit juga tidak boleh digunakan untuk memukul sisi mangkuk atau piring, sehingga mengakibatkan suara yang berisik. Orang-orang Cina menganggap hanya pengemis yang memukul mangkuk atau piringnya dengan sumpit untuk mendapatkan makanan.

Orang Cina juga menganggap tidak pantas menunjuk suatu benda atau orang lain dengan sumpit. Tindakan seperti ini dianggap menghina, melecehkan, dan menuduh orang yang ditunjuk.

Larangan lainnya adalah menggerakkan sumpit sebelum menentukan makanan yang diambil. Arti lain, seseorang harus menentukan terlebih dahulu makanan apa yang akan diambil, baru menggerakkan sumpit untuk meraih makanan tersebut.

Orang Cina juga tidak memperkenankan membalik ikan dengan sumpit saat menyantapnya. Menurut kepercayaan, jika ikan tersebut patah, maka hidup akan mengalami banyak masalah.

Etika Cara Memakai Sumpit di Korea

Selain Jepang dan Cina, Korea juga memiliki aturan ketat dalam etika menggunakan alat makan, termasuk sumpit. Karena cara memakai sumpit erat kaitannya dengan adat makan yang berlaku di Korea.

Melansir dari jurnal ilmiah Universitas Negeri Padang yang disusun oleh Ayu Zahara dan Rahmat Dede Afrianto tentang Pengolahan dan Penyajian Makanan Korea, sejumlah etika di meja makan Korea.

Etika yang pertama adalah tidak mendahului orang tua ketika akan makan. Hal ini juga berlaku dalam mengangkat sumpit untuk mengambil makanan.

Kedua tidak diperkenankan menancapkan sumpit tegak lurus ke atas. Karena hal ini melambangkan dupa yang dibakar saat upacara kematian.

Selanjutnya, tidak diperbolehkan mengambil makanan dengan menancapkan sumpit. Hal ini dinilai tidak sopan oleh masyarakat Korea.

Selain itu juga tidak diperkenankan menggunakan sumpit dan sendok secara bersamaan dalam satu kali suapan. Hanya diperbolehkan menggunakan satu tangan sehingga penggunaan sumpit dan sendok dilakukan secara bergantian.

Setelah selesai makan, cara memakai sumpit diletakkan di sebelah kanan sendok. Meletakkan sumpit di sebelah kiri dianggap kurang sopan, karena mirip dengan cara penyajian makanan saat pemakaman.





Posting Komentar






© Copyright 2019 CARA LOGIS